Melaksanakan Kewajiban Bagi Orang Mukallaf
Ngaji Kamis Pagi (Pertemuan Kesepuluh)
Bersama pengasuh Ppatq Raudlatul Falah
KH. Noor Shokhib, AH., M.Pd.I
Kajian kitab;
سلّم التوفيق
Karya dari seorang ulama' besar dan merupakan wali qutub yaitu Habib Abdullah bin Husain bin Thahir bin Muhammad bin Hasyim Al-'Alawi Al-Hasani Al-Hadhrami. Beliau masih dzuriyah atau keturunan Rasulullah SAW yang lahir di Tarim, Yaman, dan wafat pada tahun 1272 H.
Kitab ini berisi dasar fiqih madzhab Imam Syafi'i, Tauhid dan akhlaq yang membersihkan jiwa.
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷
Pada pertemuan kesepuluh ini,
Beliau KH. 𝑵𝒐𝒐𝒓 𝑺𝒉𝒐𝒌𝒉𝒊𝒃 membacakan :
PASAL
MELAKSANAKAN KEWAJIBAN BAGI ORANG MUKALLAF
Wajib bagi orang mukallaf untuk melaksanakan seluruh hal yang diwajibkan Allah kepadanya. Wajib pula melaksanakannya sesuai perintah-Nya seperti melakukan sesuai rukun, syarat dan menjauhi perkara yang membatalkan.
Dan wajib baginya memerintahkan orang yang dilihatnya meninggalkan sesuatu dari kewajiban tersebut. Atau melihat seseorang mengerjakan kewajiban tapi tidak sesuai caranya. Wajib baginya untuk memaksa orang tersebut apabila mampu.
Jika tidak mampu untuk memaksanya maka wajib bagi dia mengingkari dalam hati. Ini adalah selemah-lemahnya iman yakni paling sedikitnya kewajiban manusia apabila tidak mampu.
Wajib meninggalkan semua keharaman dan melarang pelaku haram secara paksa apabila mampu. Apabila tidak mampu maka wajib ingkar dengan hati dan menjauhi dari tempat maksiat.
Perkara haram adalah perkara yang pelakunya diancam oleh Allah dengan siksa dan dijanjikan pahala bagi yang meninggalkannya.
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷
Semoga kita semua termasuk golongan orang-orang yang faqih (mengerti fiqih) bertaqwa beraqidah ahlus sunnah dan mempunyai akhlaqul karimah.